CHECKSUM Adalah suatu metode yang dapat digunakan untuk melakukan Error Detection(mendeteksi Error/kesalahan) pada saat proses pengiriman/transmisi data berlangsung.

Nilai yang didapat melalui proses Checksum akan dikirim bersamaan dengan data yang akan dikirim. Kemudian si penerima akan melakukan proses Cheksum juga pada data yang diterimanya, nilai checksum yang didapat dicocokkan dengan nilai checksum yang dikirim bersama data, bila terdapat perbedaan pada kedua nilai tersebut, berarti telah terjadi kesalahan pada saat proses pengiriman.

Kesalahan/error yang terjadi tersebut dapat diakibatkan oleh berbagai hal seperti kesalahan dalam transmisi (hardware), network interface, interferensi elektrik, noise ( black noise maupun white noise), koneksi, maupun gangguan lain selama proses transmisi data berlangsung.

Berikut proses detail tahapan-tahapan untuk mendapatkan nilai checksum :

  • Mengkonversi inputan ke bilangan berbasis hexa
  • Menjumlahkan hasil pengkonversian
  • Mengkonversikan hasil penjumlahan kebilangan berbasis binner
  • Mencari nilai 1’s complementnya dengan menegasikannya
  • Mencari nilai 2’s complementnya dengan menambahkan 1
  • Mengkonversikannya ke bilangan berbasis hexa untuk mendapatkan nilai checksum.

Banyak bahasa pemrograman yang dapat mendukung dalam pembuatan sebuah aplikasi checksum, misalkan saja bahasa pemrograman C, C++, C# dan lain-lain. Tergantung dari anda-anda semua menguasai bahasa pemrograman apa. Intinya adalah tahapan-tahapan diatas harus dibuat bila ingin mendapatkan sebuah nilai checksum. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s